A.Pengertian industri
Secara harfiah,industri berasal dari bahasa yunani,yaitu industrian yang artinya buruh atau tenaga kerja.Terdapat dua pengertian industri,pengertian dalam arti sempit dan dalam arti luas.
Dalam arti sempit,industri diartikan sebagai usaha manusia dalam mengolah bahan mentah atau bahan baku menjadi barang setengah jadi atau barang jadi.Sementara itu,dalam arti luas,industri adalah kegiatan ekonomi yang dilakukan manusia dalam mengolah bahan mentah,bahan baku,barang setengah jadi,dan atau barang jadi menjadi nilai yang lebih tinggi dalam penggunaanya,termasuk kegiatan rancang bangun dan perekayasaan industri.
dari kedua pengertian di atas terdapat beberapa istilah yang perlu dijelaskan,di antaranya :
- Kegiatan ekonomi adalah aktivitas yang dilakukan manusia dalam hubunganya dengan pemenuhan kebutuhan hidup yang bertujuan untuk menghasilkan barang atau jasa.
- Bahan mentah adalah bahan -bahan yang diperoleh dari sumber daya alam atau dari usaha manusia agar dapat dimanfaatkan lebih lanjut.
- Bahan baku adalah bahan mentah yang diolah atau tidak diolah yang dapat dimanfaatkan sebagai sarana produksi dalam kegiatan industri.
- Barang setengah jadi adalah bahan mentah atau bahan baku yang telah mengalami satu atau beberapa tahap proses industri yang dapat diproses lebih lanjut menjadi barang jadi,misalnya setengah jadi,lembaran kertas untuk buku,majalah atau koran serta kerangka elektronik untuk industri radio dan televisi.
- Barang jadi adalah barang hasil kegiatan industri yang siap pakai untuk alat produksi.Sebagai contoh: industri pakaian jadi industri sepatu,industri buku,industri minyak goreng,dan industri makanan kaleng.
- Kegiatan rancang bangun adalah kegiatan industri yang berkaitan dengan perencanaan pendirian industri atau pabrik secara keseluruhan atau secara sebagian.
- Rekayasa industri adalah kegiatan industri yang berkaitan dengan perancangan atau pembuatan mesin atau alat-alat pabrik dan peralatan in dustri lainnya.
- pengolahan barang dengan nilai yang lebih tinggi penggunaannya adalah menjadikan barang yang ada menjadi barang yang lebih tinggi nilai penggunaannya,baik secara ekonomi maupun dalam nilai pemanfaatannya,baik secara ekonomi maupun dalam nilai pemanfaatannya.Contohnya,perusahaan industri di bidang jasa industri atau di bidang peralatan (assembling)
B.Klasifikasi tertentu
1.Penggolongan industri menurut departemen perindustrian dan perdagangan
sebagaimana tertera dalam surat keputusan mentri perindustrian dan perdagangan nomor 19/M/SK/1986,industri digolongkan sebagai berikut.
Industri pesawat terbang termasuk kedalam industri mesin dan logam dasar (IMLD)
Pabrik obat dan kosmetik termasuk ke dalam industri kimia dasar
- Industri kimia dasar (IKD)
- Industri mesin dan logam dasar
- Aneka industri
- Industri kecil
penggolongan industri menurut Deperindang
penggolongan industri menurut BPS
2.Penggolongan industri menurut badan pusat statistik (BPS)
Penggolongan ini mengacu pada international standard industrial clasification of all economic activities (ISIC) yang telah di sesuaikan dengan kondisi di indonesia.Dasar penggolongannya adalah jumlah tenaga kerja.Berdasarkan hal tersebut,industri digolongkan sebagai berikut.
Berdasarkan unit usahanya,industri dapat digolongkan sebagai berikut.
- Industri yang berorientasi pada bahan baku(raw material oriented industry).Artinya,industri yang pabriknya didirikan dekat dengan ketersediaan bahan baku.Contohnya,industri semen,minuman,gas alam,minyak bumi,tembaga,batu bara dan timah.
- Industri yang berorientasi pada tenaga kerja (man power oriented industry).Artinya,industri yang pabriknya didirikan di daerah yang banyak tersedia tenaga kerja.Contohnya,industri rokok di Kudus,Kediri,dan Surabaya,industri tekstil di Medan,Semarang,Jakarta,Bandung,dan Surakarta.
- Industri yang berorientasi pada pasar atau konsumen (market oriented industry).Arinya,industri yang pabriknya didirikan dekat dengan konsumen atau pembeli.Contohnya,industri ikan segar dan makanan basah yang sifatnya mudah rusak.
- Industri yang berorientasi pada tempat pengolahan (supply oriental industry).Artinya,industri yang pabriknya didirikan dekat dengan ketersediaannya sarana transportasi dan komunikasi.Contohnya,industri penyulingan minyak mentah.
- Industri yang dapat didirikan dimana saja (foot lose industry).Artinya,industri yang pabriknya dapat didirikan dimana saja dan tidak terkait dengan berbagai hal tersebut.Contohnya industri pesawat terbang,kendaraan bermotor,dan telekomunikasi.
Berdasarkan bahan mentahnya,industri ndapat digolongkan sebagai berikut.
- Industri agraris yaitu industri yang mengolah bahan mentah,baik secara langsung maupun tidak langsung dari hasil agraris (pertanian).Misalnya,industri minyak goreng,kopi,teh,gula,dan industri tekstil.
- Industri non agraris,yaitu industri yang mengolah bahan mentah,baik secara langsung maupun tidak langsung dari hasil tambang.Misalnya,industri semen,industri perminyakan,serta industri besi dan baja.
Berdasarkan tahapan proses produksinya,industri dapat digolongkan sebagai berikut.
- Industri hulu,yaitu industri yang tahapan produksinya mengolah bahan mentah atau bahan baku menjadi barang setengah jadi.Misalnya,industri lembaran besi dan baja,industri lembaran dan karet,industri kertas menjadi koran.
- Industri hilir,yaitu industri yang tahapan produksinya mengolah barang setengah jadi menjadi barang jadi.Misalnya,industri lembaran besi dan baja menjadi industri pipa,seng,dan kawat,industri kertas menjadi industri koran,majalah,dan buku tulis.
Berdasarkan hasil produksinya,industri dapat digolongkan sebagai berikut.
- Industri berat adalah industri yang menghasilkan mesin-mesin dan alat-alat produksi.Misalnya,industri alat-alat berat,industri mesin percetakan,dan industri transportasi.
- Industri ringan adalah industri yang menghasilkan barang jadi yang langsung dipakai masyarakat.Misalnya,industri bahan makanan dan minuman,industri tekstil,industri obat-obatan,dan industri barang-barang.
Berdasarkan asal modalnya,industri dapat digolongkan sebagai berikut.
- Industri PMDN (penanaman modal dalam negri),yaitu industri yang modalnya secara keseluruhan berasal dari penanaman modal dalam negri oleh para pengusaha swasta nasional atau pemerintah.
- Industri PMA (penanaman modal asing),yaitu industri yang modalnya sebagian besar atau keseluruhan berasal dari penanaman modal asing,Contohnya,PT Coca Cola,PT Unilever,PT siemens,PT General electric,dan lain-lain.
- Industri patungan (join venture),yaitu industri yang modalnya berasal dari kerja sama antara swasta nasional dan industri asing,dengan presentase jumlah modal yang ditentukan sesuai dengan peraturan penanaman modal di indonesia.
Berdasarkan pasarnya,industri dapat digolongkan sebagai berikut.
- Industri lokal (nonbasic industry),yaitu industri yang daerah pemasarannya hanya di dalam negri.Misalnya,industri ikan segar dan industri makanan.
- industri dasar (basic industry),yaitu industri yang daerah pemasarannya meliputi dalam dan luar negri.Contohnya,industri mebel,tekstil,pesawat terbang.
berdasarkan produktivitas perorangan,industri dapat digolongkan sebagai bereikut.
- Industri primer,yaitu industri yang menghasilkan barang-barang tanpa pengolahan lebih lanjut misalnya,anyaman dari bambu,perkakas rumah tangga dari tanah,dan kerajinan dari kulit.
- Industri sekunder,yaitu industri yang menghasilkan barang-barang yang membutuhkan pengolahan lebih lanjut sehingga bentuk bahannya tidak terlihat lagi.Misalnya industri pipa dari besi,industri barang-barang elektronika,industri sepatu dan tas dari kulit,serta industri makanan dan minuman.Pada industri sekunder,produktivitas seseorang lebih tinggi dibandingkan dengan industri primer.
- Industri tersier,yaitu industri yang bergerak dibidang jasa.Contohnya industri pariwisata,perdagangan,transportasi,perbankan,dan asuransi.
Berdasarkan yang mengusahakannya,industri dapat digolongkan sebagai berikut.
- Industri rakyat,yaitu industri yang diusahakan oleh rakyat.Sebagian besar industri termasuk industri kecil dan ringan.Misalnya,industri tahu,tempe,kerajinan kulit,kerajinan keramik.
- Industri negara,yaitu industri yang diusahakan oleh negara.Industri ini disebut badan usaha milik negara (BUMN).Misalnya,PT tambang timah,PT pertamina,PT kereta api indonesia,dan PT telekomunikasi indonesia.
Berdasarkan terdapatnya bahan baku,industri dapat digolongkan sebagai berikut.
(a) Industri ekstratif,yaitu industri yang bahan bakunya diperoleh langsung dari alam.Misalnya,pertanian,perikanan,kehutanan,dan pertambangan.Industri ekstratif dibedakan sebagai berikut.
- Industri reproduktif, yaitu industri yang bahan bakunya di peroleh dari alam tetapi selalu menggantinya dengan yang baru.Contohnya,industri pertanian dan perkebunan.
- Industri manufaktur, yaitu industri yang mengolah bahan baku dan menghasilkan barang keperluan sehari-hari atau atau digunakan oleh industri lain.Contohnya,industri pangan.
(c) Industri fasilitatif ,yaitu industri yang menjual jasa untuk keperluan orang lain.Contohnya,industri asuransi,pariwisata,angkutan,dan konsultan.
12. Jenis industri yang lain
Jenis industri yang lain adalah
- Industri campuran,yaitu industri yang membuat atau menghasilkan lebih dari satu macam barang karna hasilnya saling diperlukn.Misalnya industri semen dan industri kertas bungkus semen,industri mie instan dan industri plastik,serta industri susu dan industri kaleng susu.
- Industri trafic,yaitu industri yang seluruh bahan mentahnya diperoleh darimpor karna bahan bakunya tidak tersedia atau belom dihasilkan di dalam negri,walaupun ada jumlahnya kecil.Misalnya,industri wol,industri minuman bir,dan anggur.
- Industri konveksi,yaitu adalah industri yang membuat pakaian jadi.Misalnya pakaian,jaket kulit,kemeja,dan celana.
- Industri perakitan assembling,yaitu industri yang aktivitasnya hanya perakit atau penyetelan mesin-mesin atau onderdil-onderdil untuk mewujudkan barang jadi.Misalnya,industri kendaraan bermotor dan mobil.



